Subscribe RSS
Wajib dan Urgensi Nasihat May 28

Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. Al Maidah: 78-79

الحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَمَنْ دَعَا إِلَى اللهِ بِدَعْوَةِ اْلإِسْلاَمِ وَمَنْ تَمَسَّكَ بِسُنَّةِ رَسُوْلِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحسْاَنٍ اِلى يَوْمِ الدِّيْنِ.  اَمَّا بَعْدُ: أَيُّهَا النَّاسُ، إِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقاَتِهِ ولا تموتن إلا وأنتم مسلون.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah.  Sebuah penelitian menggambarkan bahwa di Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya terdapat 50 persen remaja usia 15-24 tahun mengaku pernah berhubungan seksual sejak usia 13-18 tahun (Synovate, 2005).  Karenanya tidak mengherankan bila 60 persen aborsi ternyata dilakukan oleh remaja (Asosiasi Seksologi Indonesia, 2005).  Pada 2008, Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengadakan penelitian di 12 kota besar di Indonesia.  Hasilnya menunjukkan bahwa  97 persen remaja tersebut mengaku pernah menonton film porno.  Sebesar 93,7 persen mengaku pernah melakukan ciuman, petting, dan oral seks.  Sementara itu, 62,7 persen remaja usia 13-18 tahun mengaku pernah berhubungan seksual alias berzina.  Bukan hanya di kalangan remaja, perselingkuhan pun telah menjadi pemandangan biasa.

Penghancuran kepribadian Islam ini begitu dahsyatnya.  Mula-mula, hukum-hukum Islam yang terkait dengan kehormatan kaum Muslim disimpangkan. Misal, jilbab dianggap budaya Arab, bukan tuntutan syariat. Lalu Muslimah yang berkerudung dan berjilbab dianggap kuno dan kolot. Setelah itu, kebebasan berbusana yang memamerkan aurat dianggap modern dan maju. Selanjutnya digulirkanlah ide kebebasan berekspresi. Seks bebas dan pergaulan bebas adalah salah satu hasilnya.

Hal itu sebenarnya wajar belaka karena penghancuran kehormatan kaum Muslim dilakukan secara masif.  Misalnya, melalui penyebaran buku-buku, majalah-majalah, dan film-film porno maupun yang “setengah” porno. Singkatnya, masyarakat secara vulgar diberikan pemandangan dan tuntunan yang merusak. Begitu juga, kita menyaksikan banyak public figure secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk berbuat dosa.  Mereka berpakaian dan berperilaku tidak islami bukan hanya di sinetron atau di film, namun juga dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya, masyarakat kita tidak hanya disuguhi pornografi, tetapi juga pornoaksi; bukan hanya di panggung-panggung hiburan dan TV, tetapi juga di mal-mal, di pasar-pasar, bahkan di kampus-kampus.  Semua ini berpangkal dari ide kebebasan dan hak asasi manusia (HAM).  Pemerintah telah mengadopsi demokrasi dan HAM sebagai mainstream (arus utama) dalam menata negeri ini.  Sebagaimana diketahui, yang menjadi alasan utama para penggagas dan pelaku penyimpangan sosial serta pelanggaran kehormatan di atas adalah demokrasi dan HAM.  Dari sinilah bisa dimengerti mengapa pemerintah tidak bisa melarang bahkan menghapus praktik-praktik sesat di atas.  Sampai-sampai untuk sekedar membuat UU yang menghapus pornografi-pornoaksi saja tidak mampu.

Jamaah jumah yang dimuliakan Allah.  Menjadi kewajiban kita untuk mengingatkan dan mengajak saudara-saudara kita untuk kembali kepada ajaran Allah SWT.  Ketidakpedulian kita dalam hal ini akan menjadikan penyimpangan dari ajaran Islam semakin jauh dan ancaman akan adzab Allah akan menimpa kita.

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوا أَهْوَاءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوا مِنْ قَبْلُ وَأَضَلُّوا كَثِيرًا وَضَلُّوا عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ (77)

Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus.”

لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُدَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ (78)

Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.

كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ (79) المائدة

Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.

Jamah jumah yanga dimuliakan Allah.  Meskipun bunyi seruan ayat tadi ditujukan kepada Ahlul kitab, tapi seruan tersebut juga berlaku bagi umat Islam.  Maka dari itu kita tidak boleh berputus asa dalam memberi peringatan dengan banyak penyimpangan.  Banyak kalangan mengatakan: Untuk memperbaiki diri sendiri dan keluarga saja sulit apalagi akan merubah masyarakat, maka kita tidak perlu susah payah mengurusi masyarakat, kita urus diri dan keluarga kita saja.  Sepintas ucapan tersebut ada benarnya tapi kalau kita menggunakan logika yang sama: Kalau masyarakat diberi nasihat saja sulit berubah, apalagi kalau dibiarkan tanpa nasihat, tentu akan semakin jauh terjerumus dalam kubangan dosa.  Padahal agama Islam adalah agama nasihat dan kealpaan kita dalam memberi nasihat akan berakit dosa itu kembali kepada diri kita

الذَنْبُ شُؤْمٌ على غيرِ فاعِله إن عيَّرَه اُبْتُلِيَ وإن اِغْتَابَهُ أَثِمَ وإن رَضِيَ به شَارَكَهً. رواه الديلمي

Perbuatan dosa mengakibatkan sial terhadap orang yang bukan pelakunya.  Kalau dia mencelanya maka bisa terkena ujian (cobaan).  Kalau menggunjingnya ia berdosa dan kalau dia menyetujuinya maka seolah-olah dia ikut melakukannya. HR. Ad Dailami.

Maka sebagai seorang Muslim kita harus melakukan amar ma’ruf nahi munkar secara terus menegur dan bersabar melakukannya.  Sesulit apa pun, Insya Allah perubahan itu akan terjadi.  Kita aja ajak setiap muslim untuk selalu terikat dengan aturan Allah.  Yang lupa kita ingatkan, yang terjerumus kita ajak kembali dan yang sudah sadar kita ajak bersama dalam menasehati setiap muslim yang ada di sekitar.  Kita ajak setiap muslim menjaga dan membentengi keluarga masing-masing dengan cahaya Islam, kita ajak masyarakat untuk bersama-sama memperjuangan penerapan syariat Islam di tengah kehidupan, dan kita ingatkan penguasa agar mengatur negara dengan Syariat Islam.  Kita ingatkan setiap muslim, bahwa kita semua akan selamat dunia akhirat hanya dengan menerapkan Syariat Islam, bukan yang lain.  Kita ingatkan semua bahwa meninggalkan Syariat sama dengan menenggelamkan diri dalam siksa dan dosa.  Rasulullah SAW bersabda.

مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُودِ اللَّهِ وَالْوَاقِعِ فِيهَا كَمَثَلِ قَوْمٍ اسْتَهَمُوا عَلَى سَفِينَةٍ فَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَعْلَاهَا وَبَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا فَكَانَ الَّذِينَ فِي أَسْفَلِهَا إِذَا اسْتَقَوْا مِنْ الْمَاءِ مَرُّوا عَلَى مَنْ فَوْقَهُمْ فَقَالُوا لَوْ أَنَّا خَرَقْنَا فِي نَصِيبِنَا خَرْقًا وَلَمْ نُؤْذِ مَنْ فَوْقَنَا فَإِنْ يَتْرُكُوهُمْ وَمَا أَرَادُوا هَلَكُوا جَمِيعًا وَإِنْ أَخَذُوا عَلَى أَيْدِيهِمْ نَجَوْا وَنَجَوْا جَمِيعًا. رواه البخاري

Perumpamaan kaum yang menjaga batas (hukum-hukum) Allah seperti kaum yang berundi di atas kapal, sebagian dapat tempat di atas dan sebagian dapat di bawah.  Orang-orang yang di bawah ketika memerlukan air akan melewati (melangkahi) orang yang ada di atas, maka (orang yang di bawah tadi) mengatakan kalau kapal ini saya lubangi saja, maka hal ini tidak akan menyulitkan/mengganggu orang yang ada di atas.  Maka apabila semua orang yang ada di kapal tadi membiarkan dan tidak mengambil tindakan tenggelamlah seluruh penumpang di kapal itu dan apabila mereka menegur dan mengambil tindakan maka selamatlah semuanya. HR. Bukhari

Kalau merubah satu orang saja kadang perlu waktu lama atau bahkan bisa jadi tidak berhasil, apalagi untuk merubaha masyarakat yang jumlahnya begitu besar, diperlukan waktu dan tenaga ekstra, tanpa kenal putus asa.  Kalau pun kita tidak berhasil merubahnya, paling tidak kita telah menyampaikan kepada mereka.  Allah tidak menuntut kepada kita untuk berhasil merubah hati manusia tapi Allah memerintahkan kita untuk melakukannya saja.

فَإِنْ أَعْرَضُوا فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا إِنْ عَلَيْكَ إِلَّا الْبَلَاغُ

Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan (risalah). As Syuura(42): 47)

بارك الله فى القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الأياة وذكر الحكيم

أقول قولي هذا لي ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

الحمد لله هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لو لا ان هدانا الله. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهِ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. قال الله تعالى في كتابه الكريم إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَمَنْ دَعَا إِلَى اللهِ بِدَعْوَةِاْلإِسْلاَمِ وَمَنْ تَمَسَّكَ بِسُنَّةِ رَسُوْلِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحسْاَنٍ اِلى يَوْمِ الدِّيْنِ.

اَمَّا بَعْدُ: أيها الناس اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ. اَللّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَِلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِي قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْن آمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَّ الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْم رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيـَّتِـنَا قُرَّةَ أَعْـيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إنْ نَّسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَ لاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَىالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَ لاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَلَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ. عباد الله إن الله يأمر بالعدل والاحسان وايتائ ذى القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغى يعظكم لعلكم تذكرون. والله يعلم ما تصنعون

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Ask.com Yahoo! MyWeb Netscape Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot StumbleUpon Technorati ThisNext
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response

  1. 1
    windy 

    syukron infox. kenalin dong dg istrix biar sy bs berguru sm beliau.

Leave a Reply » Log in

*