Subscribe RSS
Khutbah Jumat: Keadilan Hukum Islam Dec 04

Jamaah jumat yang dimuliakan Allah.  Marilah kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita dengan meyakini dan tunduk dengan perintah dan larangan Allah SWT.  Tidak bergeser dengan aturan tersebut meskipun sedikit.

Jamaah jumat yang dimuliakan Allah.  Islam diturunkan Allah SWT untuk memberikan rahmat bagi alam semesta dengan memberikan hak dasar manusia sebagai manusia.  Ini jelas berbeda dengan ideologi yang ada di dunia saat ini semuanya hanya berfokus dalam penguasaan sumber daya alam baik di dalam negeri maupun negara lain untuk dikuasainya dan berupaya memperdaya hak asasi (dasar) manusia dari sisi kepemilikan. Itulah yang tampak jelas dari penguasaan dalam bentuk penjajahan fisik maupun pengaruh ideologis negera-negara dengan ideologi kufur, baik kapitalisme maupun sosialisme/komunisme atas negara lain dari dulu hingga saat ini.

Penguasaan Islam atas sebuah wilayah dalam rangka melayani bukan menguasai secara absolut.  Wilayahnya diatur berdasar perintah dan larangan Allah, bukan berdasarkan kepentingan penguasa atau kelompok tertentu, apalagi individu bahkan tidak untuk pemaksaan agama sama sekali.  Ideologi Kapitalisme maupun komunisme, dalam penerapannya meskipun kekuasaan mungkin berada di tangan bangsa sendiri, tetapi penduduknya, dalam pelayanannya, secara hak dasar telah dirampas.  Kapitalisme telah merampas hak rakyat dengan memberikan kekuasaan luas kepada para kapitalis (pemilik modal) dalam menguasai sumber daya alam.  Komunisme telah merampas hak dasar rakyat secara individual.  Rakyat dan harta miliknya menjadi milik negara.

Kasus Bank Century menjadi contoh kerakusan penguasa yang didukung sistem kapitalisme, yang dalam penanganannya lebih mengedepankan kepentingan legal formal yang itu pun sebenarnya telah direkayasa.  Dalam sebuah jumpa pers, Kepala Divisi Humas Polri, mengatakan: dalam pelaksanaan hukum, kebenaran tidak selalu memberikan keadilan dan itu harus bisa diterima sebagai subuah kebenaran yang berlaku di negara ini.  Ini adalah ironi dalam sistem sekular seperti yang diterapkan di negeri ini.  Padahal kebenaran dalam Islam justru untuk memberikan rasa keadilan.  Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلَّا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (8) المائدة: 8

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. QS. Al Maidah: 8

Keberpihakan kepada para kapitalis (pemilik modal) di mana pun di seluruh dunia selalu terjadi termasuk di AS—yang katanya kampium demokrasi.  Hal ini terjadi karena dalam sistem demokrasi liberal seperti yang diterapkan di negara-negara kapitalis dan di negeri ini, kekuasaan harus didukung oleh kekuatan kapitalis.  Setiap orang yang ingin menduduki jabatan kekuasaan di pemerintahan harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar.  Mekanisme seperti ini menuntut seorang calon pejabat mencari dukungan sponsor dari para pemilik modal dalam pencalonannya.  Di sisi lain pemilik modal juga tidak akan memberikan bantuan dananya kecuali ada deal berkaitan dukungan kelancaran usaha yang dijalankannya kemudian hari ketika orang yang didukung berkuasa.

Kasus inilah yang saat ini begitu kental terasa dalam kasus bailout Bank Century dan kasus-kasus lain.  Para penggelap dana rakyat yang jumlahnya sangat besar cenderung dibiarkan, orang bermasalah dibantu dengan bantuan modal yang sangat besar.  Di sisi lain rakyat yang sengsara tidak terlalu diperhatikan.  Lihat saja untuk membantu Bank Century dikucurkan dana sebesar 6,7 trilyun rupiah (dari pengajuan awal 600-an milyar rupiah). Sementara untuk gempa Sumbar hanya diberi bantuan Rp. 100 milyar.   Bandingkan pula ketika seorang nenek tua di Kabupaten Banyumas kedapatan mencuri tiga buah kakao—yang harga ketiganya tidak sampai Rp. 3000—harus dihukum 1,5 bulan atau seorang warga Kediri yang kedapan mencuri sebuah semangka yang terancam hukuman lima tahun penjara dengan Robert Tantular yang mencairkan deposito valas milik Boedi Sampurna 18 juta dolar AS (Rp. 180 milyar) tanpa seizin pemiliknya dan menyalurkan kredit sebesar Rp. 121,3 milyar tanpa prosedur yang benar hanya divonis empat tahun penjara.

Bahkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam kasus bailout ini cenderung dilindungi.  Padahal pengajuan dananya sendiri Cuma 600-an milyar rupiah tetapi dicairkan 6.7 milyar rupiah.  Pengajuan yang 600 milyar saja sebenarnya sudah bermasalah secara konsep, apalagi kemudian dinaikkan lebih dari 10 kali.  Ada upaya yang sistematis dan aroma konspirasi yang kental.

Inilah gambaran kebenaran yang tidak selalu memberikan rasa keadilan rakyat sebagaimana diucapkan Kepala Divisi Humas Polri.  Ini pulalah salah hal yang menyebabkan suatu kaum atau bangsa akan mengalami kehancuran.  Ini tentu sangat jauh dengan kebenaran dan keadilan yang diberikan oleh Islam sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW:

أَنَّ امْرَأَةً سَرَقَتْ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ الْفَتْحِ فَفَزِعَ قَوْمُهَا إِلَى أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ يَسْتَشْفِعُونَهُ قَالَ عُرْوَةُ فَلَمَّا كَلَّمَهُ أُسَامَةُ فِيهَا تَلَوَّنَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَتُكَلِّمُنِي فِي حَدٍّ مِنْ حُدُودِ اللَّهِ قَالَ أُسَامَةُ اسْتَغْفِرْ لِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فَلَمَّا كَانَ الْعَشِيُّ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ خَطِيبًا فَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ النَّاسَ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ فِيهِمْ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ وَإِذَا سَرَقَ فِيهِمْ الضَّعِيفُ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا ثُمَّ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتِلْكَ الْمَرْأَةِ فَقُطِعَتْ يَدُهَا فَحَسُنَتْ تَوْبَتُهَا بَعْدَ ذَلِكَ وَتَزَوَّجَتْ قَالَتْ عَائِشَةُ فَكَانَتْ تَأْتِي بَعْدَ ذَلِكَ فَأَرْفَعُ حَاجَتَهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Sesungguhnya seorang perempuan pada masa Rasulullah SAW setelah futuh Makkah telah mencuri.  Kemudian kaumnya minta tolong kepada Usamah ibn Zaid.  Urwah (periwayat hadits ini) berkata: ketika Usamah mengatakan hal ini berubahlah wajah Rasulullah SAW, Beliau pun bersabda apakah kamu akan mengatakan satu hukum di antara hukum-hukum Allah.  Usamah berkata: maafkan aku wahai Rasulullah.  Kemudian Rasulullah SAW berpaling lalu berdiri dan berkhutbah dengan memuji Allah kemudian bersabda: Amma Ba’du, hanyasannya hancurnya manusia (umat) sebelum kalian karena sesungguhnya mereka apabila ada yang mencuri dari kalangan bangasawan di antara mereka dibiarkan dan apabila dari kalangan lemah mereka mencuri ditegakkan atas orang tersebut hukum.  Demi dzat yang diri Muhammad di tanganNya seandainya Fathimah binti Muhammad mencuri pasti aku potong tangannya.  Kemudian Rasulullah SAW menyuruh memotong tangan perempuan tersebut.  Maka putuslah tangannya dan taubatnya (dengan memotong tangan itu) adalah taubat yang bagus kemudian setelah kejadian tersebut  wanita itu menikah.  Aisyah berkata: Wanita itu datang setelah kejadian itu dan dipenuhi kebetuhuannya oleh Rasulullah SAW. HR. Bukhari

Inilah gambaran kebenaran dan keadilan dalam Islam.  Hukum berfungsi sebagai jawabir (penebus dosa bagi pelakunya) dan jawazirI (pemberi efek jera bagi pelaku dan orang lain yang menyaksikan).  Ini jelas sangat berbeda dengan hukum buatan manusia yang ada saat ini.

Jamaah jumah yang dimuliakan Allah, cobalah bandingkan bagaimana konsep Islam dalam menjalankan hukum ini.  Karena dalam Islam penerapan hukum tidak hanya berdimensi manusia dengan manusia tetapi lebih dari itu, ada rasa ketaqwaan bahwa penerapan ini dalam rangka menjalankan perintah Allah yang akan dipertanggungjawabkan tidak hanya di dunia saja tetapi sampai ke pengadilan Allah, Dzat yang Maha Tahu, tidak satu perkara pun baik yang besar maupun yang kecil yang luput dari pengawasanNya.

Itulah urgensi penerapan Syariat Islam dalam bingkai negara.  Karena Islamlah satu-satunya sistem yang memberikan keadalinan yang hakiki dan akan memberikan dampak kebahagiaan dunia akhirat.  Karena Syariat Islam dijalankan tidak dalam rangka tendensi kepentingan seseorang maupun kelompok tertentu.  Untuk itu marilah berjuang bersama dalam upaya penerapan Syariat ini.  Dalam hal ini Allah SWT memerintahkan kita untuk mengawal untuk selalu berjalannya Al Khair (Islam) dan mengajak untuk selalu menjalankan apa yang diperintahNya dan menjauhi apa yang dilarangnNya sebagaimana firmanNya:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (104) آل عمرا: 104

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan (Islam), menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. QS. Al Maidah: 104

بارك الله فى القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الأياة وذكر الحكيم

أقول قولي هذا لي ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Ask.com Yahoo! MyWeb Netscape Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot StumbleUpon Technorati ThisNext
Kategori: Ke-Islam-an  | Tags:
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses

  1. makasih ya sobat infonya. update terus ya artikelnya disini

  2. assalamu’alaikum bapak ini saya KTU SMP NU Bululawang andaikan Bapak pingin tau SMP Nu Bululawang ini websitenya Matur nuwon
    Wasaalam’alikum Wr.Wb

  3. 3
    mukhlas rowi 

    wa ‘alalikum salam wr.wb.
    terima kasih atas kunjungannya. salam buat Bapak/Ibu Guru SMP NU Bululawang

  4. 4
    Abdul Jabar 

    Assalamu’alaykum,
    Wah ustadz webnya lama nda di update ya, semoga khutbahnya bisa terus ter update di masjid-masjid biar kampanye Syariah dan Khilafah terus menggema…

  5. 5
    ibnu achmad aljirbani 

    tadz, numpang down load ya… untuk keperluan khutbah. syurkron

Leave a Reply » Log in

*

WordPress Appliance - Powered by TurnKey Linux